250 Pantun Selamat Pagi Buat Pacar, Kekasih, Gebetan, Sahabat, dan Teman

Pantun ucapan Selamat Pagi Buat Pacar, Kekasih, Gebetan, Sahabat, teman Semangat Beraktivitas, Bekerja, Romantis, Lucu, Memotivasi dan Bijak - Halo selamat pagi sobat semua, kembali lagi berjumpa dengan Pantunsiana, pada kesempatan ini saya akan berbagi sebuah pantun selamat Pagi. Tujuan di bagikannya pantun ini adalah untuk memberikan referensi ucapan selamat pagi bagi sobat semua. Apalagi kalian suka sekali mengoleksi pantun.

Pantun Selamat Pagi Semangat Beraktivitas

Pantun Selamat Pagi Buat Pacar, Kekasih, gebetan, Sahabat, teman Semangat Beraktivitas, Bekerja, Romantis, Lucu dan Bijak

Maka dari itu, disini sudah saya siapkan ratusan bait pantun spesial edisi selamat pagi. Semoga harimu di pagi hari ini menyenangkan dan semangat dalam melakukan segala aktivitas di mulai di pagi yang sejuk ini.

Dipagi hari enaknya Ngopi sambil melihat pemandangan alam yang indah menyejukan mata, setelah itu mencari referensi pantun ucapan selamat pagi yang positif dan memotivasi. Share pantun ke media sosial seperti facebook, whatsapp, dan instagram.

Janganlupa share juga ke gebetan, agar dia mendapatkan sebuah motivasi dari kamu. Nah, bagi kamu yang sudah tidak sabar lagi membaca pantunnya silahkan langsung simak berikut ini!


Pantun Semangat Pagi

Semangat pagi saya ucapkan untuk sobat semua, selamat untuk bekerja bagi yang sedang berangkat bekerja, buat kalian yang saat ini sedang liburan selamat menikmati suasa liburan Anda, semoga liburanmu menyenangkan.


Ada kertas diberi perekat

Kertasnya kuat dalamnya hangat

Selamat aktivitas wahai sahabat

Semoga kita tetap semangat


Tomat dan ragi dimakan itik

Dibuat jamu harganya naik

Selamat pagi dinda yang cantik

Semoga harimu berjalan baik


Kudanya pergi membawa papan

Hilang giginya diambil pelikan

Selamat pagi abang yang tampan

Moga rejekinya makin dilancarkan


Tambah segelas air hangat

Biar manis tambahlah coklat

Assalamu alaikum wahai sahabat

Pagi ceria makin semangat


Ada ular masuk ke goa

Air minum pencuci muka

Pagi kubuka dengan doa

Assalamu alaikum salam pembuka


Duduk santai di tengah taman

Lihat gadis sedang berkeluyuran

Selamat pagi wahai teman

Moga harimu penuh keberuntungan


Bila rugi tolong gantikan

Biar tak murung wajahnya berantakan

Selamat pagi aku ucapkan

Moga harimu makin menyenangkan


Membuat tapai pakai ragi

Minum segar bunga selasih

Ini pantun selamat pagi

Untuk dirimu wahai kekasih


Pergi berjalan ke dataran rendah

Dari Minahasa ke Pariaman

Pagi ini akan terasa indah

Bila senantiasa beri senyuman


Benih bibit banyak dicari

Nasi ketan buat kenduri

Telah terbit sang matahari

Peluang emas masih diberi


Pohon randu banyak durinya

Tangan bermain kaki melangkah

Sambut pagi dengan gembira

Moga kita mendapat berkah


Daging dibagi dicampur bihun

Nasinya mentah diberi timun

Pagi pagi lekaslah bangun

Mari bekerja jangan melamun


Walau selasih tertumpah arang

Jangan batalkan membuat pindang

Walau kekasih direbut orang

Jangan bersedih usah meradang


Beli jambu sama pak tani

Beli duku di pinggir kali

Sapa mesramu pagi ini

Buatku tersipu bahagia sekali


Sakit gigi kepala melayang

Mulut kaku pipi pun jadi keram

Selamat pagi kekasih tersayang

Adakah diriku di mimpimu semalam


Ada dokar di tengah tengah

Pendek rodanya amatlah rendah

Surya bersinar sangatlah cerah

Membuat hidup semakin indah


Sungguh indah pesona Mekah

Senang hati berkunjung ke sana

Pagi hari ketiban berkah

Sujud pada-Nya panjatkan doa


Pohon tinggi dahannya getas

Dibikin gubuk rakyat jelata

Met pagi met beraktivitas

Untuk kamu yang cantik jelita


anam jagung tanam di ladang

Mandi di sungai mendapat tiram

Malam tak tidur trus begadang

Pagi tak bangun, ibu menyiram


Pagi-pagi duduk di bangku

Ditemani dengan kopi hangat

Assalamu’alaikum wahai sayangku

Semoga pagi ini tetap semangat


Pohon bambu tegak berdiri

Pohon jambu daunnya persegi

Sapa manismu sehangat mentari

Senyum sejukmu bak embun pagi


Ada burung tidur mendengkur

Tidur pulas sayapnya patah

Ibu-ibu bergulat di dapur

Bapak-bapak mencari nafkah


Kamar baru bentuk persegi

Datang disewa si tukang roti

Tak jemu kuucap selamat pagi

Untuk dirimu pemilik hati


Naik mobil ke dokter gigi

Pakai baju terdapat noda

Asslamu’alaikum selamat pagi

Senyummu manis slalu menggoda


Ke pasar membeli buah duku

Minumnya es airnya beku

Assalamu’alaikum selamat pagi dariku

Untuk kamu wahai istriku


Buka album bersihkan lagi

Tersimpan memori kenangan lama

Assalamualaikum selamat pagi

Nikmati kopi dan setangkai bunga


Tidur terlelap dibuai mimpi

Mimpi berjumpa seorang putri

Berpimpin tangan menyanyi menari

Assalamu’alaikum selamat pagi


Bunga sekuntum diberi ragi

Putih berseri harum baunya

Assalamualaikum dan selamat pagi

Semoga sehat dan bahagia


Bersepeda jauh sampai ke Kupang

Dari Kupang menuju Padang

Mentari cerah menyapa bintang

Bintang minggat pulang ke kandang


Pohon mangga buahnya lebat

Secangkir kopi diminum hangat

Selamat pagi para sahabat

Sambut ceria dengan semangat


Pergi ke sawah membawa duku

Jangan lupa mencari lintah

Selamat pagi untuk cintaku

Semoga harimu penuh berkah


Bangun tidur menggosok gigi

Bangun jangan lambat-lambat

Aku ucapkan selamat pagi

Untuk teman dan kerabat


Pak Kades sedang pidato

Tiba-tiba ada yang kentut

Awali pagi dengan berfoto

Moga-moga ada yang kepincut


Pergi ke desa membeli madu

Tak ada madu pulangnya rugi

Untuk kamu yang aku rindu

Aku sampaikan selamat pagi


Tebar ragi lahan bergambut

Agar tanah dapat merekah

Selamat pagi harus disambut

Salam jum’at penuh barokah


Banyak ikan menggigit kaki

Ikan dijaring simpan di peti

Jangan risaukan tentang rezeki

Yang penting kerja sepenuh hati


Tersipu malu pipinya memerah

Dirayu manja pangeran tampan

Pagi-pagi berangkat ke sekolah

Berjalan riang bersama kawan


Negeri kincir namanya Belanda

Lihat di peta bentuknya naga

Selamat pagi teruntuk anda

Agar semangat kian terjaga

Putih bersih gumpalan awan

Sayap elang dikepak-kepakan

Apa kabar kawan-kawan

Selamat pagi aku ucapkan


Duduk santai di tengah taman

Seekor kucing memakan ikan

Selamat pagi wahai teman

Semoga harimu menyenangkan


Hati-hati melintas jalan

Ikut lorong pejalan kaki

Selamat pagi kawan-kawan

Moga ceria sepanjang hari


Sungguh indah kota Cianjur

Dimana-mana terbentang sawah

Jangan lupa untuk bersyukur

Masih bertemu pagi yang indah


Sangat tinggi pohon kelapa

Tumbuh di pantai dan rawa rawa

Izinkan aku untuk menyapa

Selamat pagi sahabat semua


Burung tekukur hinggap di dahan

Mencari makan menggaruk-garuk

Bersyukur kita kepada Tuhan

Masih menghirup pagi yang sejuk

Sepiring nasi untuk sarapan

Secangkir kopi sebagai teman

Senyuman pagi dibiasakan

Agar kita diberkahi Tuhan


Makan jambu di kota Brastagi

Makan bakpia di tepi pantai

Salam hangat selamat pagi

Semoga bahagia selalu menyertai


Nenek tua tak punya gigi

Sangat unik cara kunyahnya

Aku ucapkan selamat pagi

Salam hangat untuk semuanya


Carilah harta setinggi gunung

Gunung tinggi di pulau sumatra

Pagi pagi hati sudah bingung

Lihat sarapan tak ada di meja


Datang pergi penjual kelapa

Hujan lebat di hari senja

Selamat pagi aku menyapa

Kepada sahabat di mana saja


Siang-siang membawa rabuk

Singgah sebentar di depan tugu

Assalamualaikum warga facebook

Selamat pagi di hari minggu

Main bola bikin keringat

Terbang jauh burung gelatuk

Awali pagi dengan semangat

Cuaca mendung bikin mengantuk


Tanam padi biar berisi

Sudah berisi jadikan beras

Selamat pagi kawan di sini

Ayo semangat beraktivitas


Orang penting berangkat pergi

Gayanya keren seperti marmut

Good morning selamat pagi

Jumpa lagi denganku yang imut


Sakit gigi gara-gara makan teri

Sakitnya kayak kelindes roda

Selamat pagi wahai sang bidadari

Kamu tambah cantik menggoda


Pantun Ucapan Selamat Pagi Romantis


Sakit gigi kepala melayang

Mulut kaku pipi jadi keram

Selamat pagi kekasihku sayang

Adakah diriku di mimpimu semalam


Kucing beranak berpindah-pindah

Demi keamanan anak-anaknya

Salam sapa pagi yang indah

Untuk keluarga dan rekan kerja


Pohon bambu tegak berdiri

Pohon jambu daunnya persegi

Sapamu sehangat mentari

Senyummu sesejuk embun pagi


Sambil mendaki membawa kecap

Kecap dipakai untuk sedekah

Hanya pantun yang bisa kuucap

Bersama senyum yang selalu merekah


Bunga menari di atas jerami

Menari disko membawa buku

Selamat pagi wahai suami

Slalu cinta dan sayang padaku


Makan mie minumnya kuah

Lebih sedap ditambah ragi

Biar rejeki datang melimpah

Jangan malas di waktu pagi


Ambil ragi di atas buku

Roti dipanggang berbau wangi

Selamat pagi dari hatiku

Teruntukmu yang paling kusayangi


Mau pergi ke dokter gigi

Perginya jauh membawa itik

Matahari sudah meninggi

Ayo bangun dinda yang cantik


Sabtu Minggu menjemput tamu

Membeli kopi dan juga duku

Aku tunggu senyum manismu

Tuk melengkapi indahnya pagiku


Pohon beringin daunnya rimbun

Banyak berjajar pohon kenari

Rindu padamu serupa embun

Selalu datang setiap pagi


Jangan terlalu bersedih hati

Karena bisa tambah sengsara

Seiring terbit sinar mentari

Sambutlah pagi dengan gembira


Pantai losari pantai yang indah

Apalagi kala senja menjelang

Pagi hariku makin merekah

Melihat senyummu adinda sayang


Azan menggema sebelum petang

Salat wajib yang lima waktu

Mentari pagi akhirnya datang

Ku ingin segera jumpa denganmu


Jika ingin memakan rendang

Pergilah engkau ke kota Padang

Adzan subuh berkumandang

Segera bangun untuk sembahyang


Seekor kupu berwarna pelangi

Hinggaplah dia di pohon jambu

Aku ucapkan selamat pagi

Semoga indah hari harimu


Bulu merak bagai pelangi

Warnanya sungguh indah meriah

Ini janjiku di pagi ini

Ku kan segera ajak kau nikah


Macet parah di jalan Semanggi

Banyak pedagang bawa jerami

Mentari cerah menyapa pagi

Udara sejuk hangatkan bumi


Mentari pagi sudah memancar

Memancar tembus seperti senar

Selamat pagi ku punya pacar

Moga wajahmu selalu bersinar


Para petani pergi ke sawah

Berjalan lewat sebuah danau

Suasana pagi ini teramat indah

Jangan biarkan hatimu galau


Beradu silat dengan parang

Para jawara berunjuk gigi

Burung-burung bernyanyi riang

Sambil mengucapkan selamat pagi


Sabtu pagi beli pasta gigi

Siangnya beli kacamata

Hey kamu selamat pagi

Iya kamu, yang aku cinta


Lawannya pendek adalah panjang

Panjang mendaki berdaki-daki

Selamat pagi istriku tersayang

Moga bahagia sepanjang hari


Burung bernyanyi di malam hari

Babi tidur di atas ranjang

Jangan murung di pagi hari

Nanti rejeki diambil orang


Anak sekolah berambut poni

Lucu dan lincah bawa jerami

Sungguh indah pagiku ini

Membuat hati cerah bersemi


Pergi ke pasar membeli papan

Naik kereta membawa ragi

Jangan lupa ambil sarapan

Bekal tenaga di waktu pagi


Ke Brastagi menuntut ilmu

Semua hadir berbaju rapi

Selamat pagi teruntuk kamu

Semalam hadir di dalam mimpi


Pantun Selamat Pagi Ceria


Pakai selendang terlihat anggun

Pergi mengaji untuk belajar

Ayo sayang lekaslah bangun

Sambut pagi udaranya segar


Mau pergi angin menerpa

Daun menebar kemana mana

Selamat pagi aku menyapa

Gimana kabar dinda disana?


Di Rawamangun duduk melamun

Tetap bernyanyi walau berkabut

Ayo bangun semuanya bangun

Jangan sembunyi dibalik selimut


Lem besi pasti melekat

Memasang kawat di atas peti

Selamat pagi wahai sahabat

Bisakah kita berjumpa nanti


Tamu jauh tak pulang-pulang

Mungkin dia merasa kerasan

Pagi penuh semangat datang

Jangan disambut dengan bermalasan


Bunga melati ditutup kertas

Tumbuh elok di dalam taman

Selamat pagi selamat beraktivitas

Moga selalu dalam perlindungan


Tanah dibakar menjadi bata

Daun dikikih menjadi jamu

Wahai ayah ibu tercinta

Selamat pagi dari anakmu


Air mengalir di ujung muara

Mengalir hingga ke sungai Kapuas

Selamat pagi sahabat semua

Selamat menjalankan aktivitas


Walaupun pagi sedikit redup

Tapi semangat tetap menyala

Terbiasa berbagi di kala hidup

Hidup kan nikmat kaya pahala


Riuh gembira si anak panti

Saat sedang makan serabi

Mentari pagi telah menanti

Mari berjuang mengais rejeki


Ke kota Palu mencari ilmu

Sukses selalu untuk dirimu

Hawa pagi telah terganti

Dengan sejuk di relung hati


Makan selai sampan tiba,

air minum habis semua.

Pagi kumulai dengan doa,

assalamu alaikum salam pembuka.


Benih bibit banyak dicari,

nasi ketan buat kenduri.

Telah terbit sang matahari,

kesempatan masih diberi.


Bunga berseri kumbang merapat,

kumbang hitam suka menyengat.

Cahaya mentari terasa hangat,

tanda hidup harus semangat.


Sakit sakit karena dicubit,

dengan kicau burung pipit.

Surya pagi telah terbit,

tanda diri harus bangkit.


Jalan-jalan ke Malaka,

di pasar membeli paria.

Tirai pagi telah dibuka,

sambut dengan jiwa ceria.


Hidup damai adalah seni,

masak daging beri kemiri.

Bersyukur di pagi ini,

untuk nikmat yang diberi.


Lalu lalang banyak kendaraan,

hati-hati bila di jalan.

Salam hangat persaudaraan,

untuk sahabat dan handai taulan


Pintar adik menyikat gigi,

sehabis makan sekerat roti.

Kuucapkan selamat pagi,

untuk sahabat satu hati.


Indah bunga mawar merah,

tempat bermain si anak lebah.

Pagi ini pagi yang cerah,

moga hari semakin indah.


Pohon randu banyak durinya,

tupai bermain banyak tingkah.

Sambut pagi dengan ceria,

moga kita mendapat berkah


Air perigi padamkan unggun,

makan nasi dengan mentimun.

Pagi pagi segera bangun,

mari bekerja jangan melamun.


Walau selasih tertumpah arang,

jangan batalkan membuat pindang.

Walau kekasih diambil orang,

jangan bersedih jangan meradang.


Tuan semar tidur rebah,

pendek tubuhnya amat rendah.

Surya bersinar sangat cerah,

hidup ini memang indah.


Sungguh indah kota Mekah,

senang hati berkunjung ke sana.

Pagi hari penuh berkah,

sujud pada-Nya serta berdoa.


Pohon tinggi dahannya getas,

untuk gubuk rakyat jelata.

Met pagi met beraktivitas,

untuk kamu yang cantik jelita.


Burung nuri burung gelatik,

terbang menuju danau beku.

Selamat pagi gadis cantik,

hari ini terimalah cintaku.


dijual bukan dimakan.

Selamat pagi wahai sayang,

dirimu selalu aku doakan.


Nikmat menatap pemandangan,

walau dipandang tiada jemu.

Sambut hari dengan senyuman,

agar hari secantik dirimu.


Jalan terjal karena gundukan,

kaki melangkah badan bergoyang.

Matamu yang jernih kurindukan,

pipi putihmu selalu terbayang.


Memang keras pisau baja,

tak kan pisau jadi patah.

Pagi ini aku bekerja,

mencari uang untuk menikah.


Para dayang sedang menari,

tangan penuh bunga kembang.

Sabar sayang sabarkan hati,

bulan depan saya meminang.


Daun kelapa nyiurnya panjang,

petik satu di waktu petang.

Jangan lupa tunaikan sembahyang,

moga rezeki banyak datang.


Pantun Semangat Kerja


Tulis surat tinta berwarna,

agar semarak terlihat mata.

Walau hati gundah gulana,

melihatmu jadi bahagia.


Air gunung rasanya hangat,

tuk hilangkan pikiran penat.

Ingat kamu jadi semangat,

bekerja keras peras keringat.


Agar kolam jernih airnya,

tanamkan ikan satu atau dua.

Agar kamu bisa bahagia,

kerja keraspun aku rela


Makan baso makan bihun,

mampir ke warung sangat tekun.

Jadi jomblo bertahun-tahun,

hampir-hampir kepala pikun.


Kalau bukan karena gelatik,

mana mungkin mendapat itik.

Kalau bukan karena adik,

mana mungkin air mata menitik.


Jalan-jalan pakai batik,

pulangnya mendapat buah sukun.

Kenalan dengan cewek cantik,

sayang dia punya jakun.


Rambut hitam tampak kelimis,

mungkin saja banyak minyaknya.

Kucoba dekati gadis manis,

gadis kudekati dapat ibunya.


Pantun Selamat Pagi Pendek

Beli ragi taruh di loyang.

Selamat pagi wahai sayang.


Api unggun melayang-layang.

Kalau bangun jangan siang-siang.


Pakai batik hari rabu.

Walau cantik badannya bau.


Hari rabu kita bertemu.

Walau bau aku mau.


Kecap tomat cabai tumbuh.

Kecup hangat dari jauh.


Pohon kueni pohon randu.

Pagi ini aku rindu.


Badan peyang mukanya lebar.

Hai sayang apa kabar.


Buah pisang buah kemumu.

Nanti siang kita bertemu.


Tidak tinggi pohon talas.

Met pagi met aktivitas.



Pantun Selamat Pagi Kocak

Air dingin dari perigi,

Air minum dalam kendi.

Dari tadi sikat gigi,

Kenapa ga mandi-mandi.


Kalau ada sedan baru

Jangan sampai melindas sapi.

Kalau ada badan yang bau

Jangan sampai sakit hati.


Katanya bambu dibuat tangga,

Rupanya untuk melihat rusa.

Katanya bangun rumah tangga

Bangun subuh aja ngga bisa.


Buah nangka

Daun kelor.

Aku ngga nyangka

Kamu doyan molor.


Di sana gunung di sini gunung,

Di tengah-tengah ada keladi.

Saya bingung kamu bingung

Kenapa saya malas mandi.


Kue cucur kue keladi,

Nangka masa tidak berduri.

Bangun tidur dari tadi,

Kenapa senyum2 sendiri.


Badan sakit keanginan

Punggung kaki pegal-pegal.

Pagi-pagi kedinginan

Hanya bisa meluk bantal.


Bunga melati terbakar arang,

Petik satu di tepian.

Kekasih hati diambil orang

Ini hati makin kesepian.


Sapi mana sapi,

Sedang makan rumput berduri.

Kopi mana kopi?

Sana, bikin sendiri.


Batik bukan sembarang batik,

Batik jogja batik pekalongan.

Cantik bukan sembarang cantik,

Kamu cantik karena editan.


Kalau ada sumur di ladang

Jangan lupa menumpang mandi.

Dari pagi sampai siang

Kenapa kamu ga mandi-mandi.


Kenapa suka makan kerang,

Lebih enak makan duren.

Kenapa badan meriang?


Pantun Selamat Pagi Untuk Orang Tersayang


Air laut sudah pasang

Ikan diburu burung elang.

Ini pagi atau siang

Ah selamat pagi sayang.


Jalan-jalan ke Malioboro,

Suara serak terdengar sember.

Kalau yayang udah bobo

Bangunin dengan air seember.


Ragi jatuh ditancapkan,

Kaki melangkah ada bayangan.

selamat pagi aku ucapkan

moga kamu ngga kesiangan.


Sudah bersih roda motor,

Kain batik jatuh ke rumput.

Punya kekasih tukang molor

Lebih baik lempat ke laut.


Jalan-jalan ke kota Langkat,

Jangan lupa membeli sikat.

Pagi-pagi udah berangkat

Supaya doi tetap terpikat.


Kena batu kepala benjol,

Hari genting hujan rintik.

Walau kerja jadi ojol

Yang penting istrinya cantik.


Topi sudah papan sudah,

Yang belum tinggal bajanya.

Ngopi sudah sarapan sudah

Yang belum tinggal kerjanya.


Bukit tinggi terlihat terang,

Jalan setapak amat sepi.

Selamat pagi papa sayang

Jam segini kok masih mimpi.


Tanah Abang toko kompor,

Bumbu padang tambah santan.

Kalau abang doyan molor

Mending hidup di tengah hutan.


Jangan suka banyak meminta,

kuatkan niat bagaikan baja.

Kalau sudah jatuh cinta

Hujan-hujan angger kudu kerja.


Sungai mengalir di antara batu,

Di pedalaman banyak suku.

Kamu memang nomor satu

Yang selalu membangunkanku.


Dokter bedah dokter gigi,

Pergi berdua ke tengah pasar.

Kalau sudah bangun pagi,

Jangan lupa mandi besar.


Kecil-kecil ikan teri,

Pantai sanur sangat sepi.

Begini nasib punya istri

Bangun tidur dah ada kopi.


Entah teri entah ikan

Dalam laut bagai melayang.

Entah mimpi entah bukan

meluk kamu ngga kenyang-kenyang.


Kenapa hangat minum sekoteng,

Karena jahe direbus sehari.

Kenapa muka saya tambah ganteng

Karena tidur dengan bidadari.


Masuk kemah ada kepik,

Hewan kecil hinggap di papan.

Wahai mamah yang sangat cantik

Mana kopi dan sarapan?


Di atas kursi duduk anteng,

Bunga mawar diselipkan.

Tunggu sebentar papa ganteng,

Kopi dan sarapan sedang disiapkan.


Terbakar api jumlah lima,

Rumah kayu di ujung sana.

Siapin kopi jangan lama-lama

Nanti papa telat kerja.


Langit siang warnanya biru,

Kebun subur tumbuh kentang.

Santai dulu jangan buru-buru

Sebentar lagi kopi datang.


Goreng dulu keripik kentang,

Kayu beringin daunnya lebat.

Ini kopi sudah datang

Minumlah dulu selagi hangat.


Pagi-pagi goreng pisang,

Minum dengan air selasih.

Terimakasih mamah sayang

Tapi kenapa bajunya seksih?


Jalan kaki pakai terompah,

Terompah di lempar di atas dahan.

Mamah seksih buat papah

Biar papah jangan pindahan.


Gerimis turun tampak pelangi,

Bangun tidur sikat gigi.

Kalau mamah seksi begini

Papah ngga jadi pergi.


Kenapa orang sikat gigi,

Pakai saja taburan ragi.

Kenapa papah ga bisa pergi

Kan sekarang harus masuk pagi.


Tanah liat sangat bersih,

Diambil dari bukit tinggi.

Kalau lihat mamah seksih

Pinginnya masuk ke kamar lagi.


Dingin-dingin mandi pagi,

Minum jamu madu murni.

Kalau pingin ke kamar lagi

Nanti mamah siapin malam ini.


Paku-paku jari lentik,

Jaket kulit jaket bulu.

Ngaku-ngaku orang baik

Sholat subuh telat melulu.


Beli ketumbar beli kentang,

Sudah bersih dari kuman.

Kalau fajar sudah datang

Tanda bangun orang beriman.


Jasad Firaun diawetkan,

Tenggelam di laut tak bisa renang.

Sholat subuh jangan dilewatkan

Agar hidup menjadi tenang.


Luka besar hendak diperban,

Badan basah tersiram hujan.

Sholat subuh adalah kewajiban

Wajib dikerjakan semua insan.


Hari minggu pergi berkemah,

Ada batu besar sebongkah.

Sholat subuh selalu jamaah

Membuat hidup semakin berkah.


Orang hemat biasanya irit,

Punya hewan kesayangan.

Jangan ngomong setinggi langit

Kalau subuh masih kesiangan.


Depan rumah pasang pagar,

Jalannya kecil sangat lebar.

Udara subuh masih segar,

Badan sehat sangat bugar.


Benih jagung tolong semaikan,

Tumbuh berseri sangat permai.

Kalau subuh sudah ditunaikan,

Sekujur jiwa terasa damai.


Pantun di Pagi Hari yang Sejuk


Sungguh indah tanah Jawa,

Rumah merah dari bata. 

Buka pagi dengan berdoa

Semoga berkah hidup kita.


Jual minyak banyak setangki,

Tangan basah hingga ke kaki.

Jangan menyimpan iri dengki

Hidup susah akan menanti.


Duduk sendiri dalam kelas,

Jamu pahit sangat getirnya.

Didik diri selalu ikhlas

Menerima takdir dari-Nya.


Di atas kedai ada tekukur,

Ambil segelas untuk berkumur.

Siapa pandai bersyukur

Tentu jiwanya akan makmur.


Madu manis dari lebah,

Walau kaya jangan bertingkah.

Niatkan hidup untuk ibadah

Niscaya hidup penuh barokah.


Ikan pari panjang ekornya,

Sangat baik semua kesannya.

Kalau diri mengejar dunia

Selalu susah urusannya.


Kaki tersandung badan tersukur,

Badan kotor terkena lumpur.

Jika jauh dari bersyukur

Nikmat banyak tetap kufur


Membuat tapai pakai ragi

Minum segar bunga selasih

Ini pantun selamat pagi

Untuk dirimu wahai kekasih


Taman indah di bukit tinggi

Naik dokar memikul peti

Rindu pun datang pagi-pagi

Membuat berdebar jantung hati


Dari Brastagi ke Pangandaran

Nyari duku sama ikan teri

Selamat pagi wahai yang tampan

Bila tersenyum, pagiku berseri 


Bulu merak bagai pelangi

Warnanya sunggu sangaf meriah

Ini janjiku kala pagi ini

Ku kan segera ajak kau nikah


Pohon bambu tegak berdiri

Pohon jambu daunnya persegi

sapa manismu sehangat mentari

Senyum sejukmu bak embun pagi


Jalan-jalan ke rumah Indah

Dari Surabaya ke Lamongan

Pagi ini akan terasa indah

Bila senantiasa beri senyuman


Bunga sekuntum bunga melati

Putih berseri harum baunya

Assalamualaikum dan selamat pagi

Semoga hari ini sehat dan bahagia


Ke matrial membeli paku

Sampai disana Cuma lihat-lihat

Assalamu’alaikum bidadari ku

Jangan lupa makan dan istirahat


Naik mobil ke dokter gigi  

Pakai baju terdapat noda  

Asslamu’alaikum dan selamat pagi  

Senyummu yang manis dan menggoda


Tidur lena dibuai mimpi

Mimpi berjumpa sang putri

Berpimpin tangan menyanyi menari

Assalamu’alaikum selamat pagi


Kepasar Minggu beli jamu

Naik kereta api duduk dibangku

Aku tunggu senyum manismu

untuk menambah indahnya pagiku


Pagi-pagi duduk dibangku

Di temani dengan kopi hangat

Assalamu’alaikum wahai sayangku

Semoga pagi ini tetap semangat


Ke kondangan memakai batik  

Sampai disana dikasih coklat  

Assalamu’alaikum kamu yang cantik  

Jagalah hati jagalah sholat


Kepasar membeli buah duku

Minum es airnya beku

Assalamu’alaikum selamat pagi dariku

Untuk kamu wahai istriku


Buka album meniti hari

Tersimpan memori kenangan lama

Assalamualaikum selamat pagi

Nikmati kopi dan setangkai bunga


Jalan-jalan ke kota Solo

Dijalan, lihat orang main suling

Bagini nasib seorang jomblo

Pagi-pagi udah meluk guling

 

Pak Camat pergi ke Surabaya

Sampai di Surabaya membeli ketan

Selamat pagi untuk teman semua

Jumpa lagi dengan saya yang tampan 


Tanam jagung tanam di ladang

Mandi di sungai mendapat tiram

Malam tak tidur trus begadang

Pagi tak bangun, ibu menyiram


Anak kucing berlari-lari

Tumpah semua beras di nampan

Bukan malas mandi pagi hari

Hanya takut wajahku makin tampan


Ada rezeki dibagi-bagi

Itu tanda hati penyayang

Ingin ucapkan selamat pagi

Sayang aku bangun terlalu siang


Burung nuri terbang tinggi

Berkicauan di tepi perigi

Warga pantunseribu selamat pagi

Rajin rajinlah bangun dan gosok gigi


Tidur lena dibuai mimpi

Mimpi berjumpa sang putri

Berpimpin tangan menyanyi menari

Assalamualaikum selamat pagi


Membuat tapai pakai ragi

Minum segar bunga selasih

Ini pantun selamat pagi

Untukmu wahai kekasih


Pantai losari pantai yang indah

Apalagi kala senja menjelang

Pagi hariku makin merekah

Melihat senyummu adinda sayang


Azan menggema saatnya sembahyang

Salat wajib yang lima waktu

Mentari pagi akhirnya datang

Ku ingin segera jumpa denganmu


Seekor kupu berwarna pelangi

Hinggaplah di atas pohon duku

Kuucapkan selamat pagi

Semoga indah hari harimu


Pergi ke taman ambil setanggi

Tangan genggam gagang belati

Rindu datang pagi-pagi

Membuat berdebar jantung hati


Cahaya pagi membuat bayang

Naik perahu naik sampan

Selamat pagi duhai sayang

Lekas mandi biar tampan


Balonku tinggal empat

Kupegang erat-erat

Selamat pagi wahai sahabat

Semoga kita tetap semangat


Kalau panas pakailah topi

Ingin pintar rajin berlatih

Kusangka sudah tersedia kopi

Rupanya hanya segelas air putih


Pintar adik menyikat gigi

Sehabis makan semangkuk roti

Aku ucapkan selamat pagi

Untuk sahabat yang satu hati 


Pohon mangga buahnya lebat

Minum kopi hangat hangat

Selamat pagi wahai sahabat

Sambut pagi dengan semangat


Bangun tidur menggosok gigi  

Bangun jangan lambat-lambat  

Kuucapkan selamat pagi  

Untuk semua teman sahabat


Sungguh senangnya keluarga sehat

Diruang tengah makan coklat

Assalamu’alaikum wahai sahabat

Pagi ceria makin semangat


Raja empat airnya warna biru

Ditengah-tengah ada perahu

Kuucapkan Selamat pagi sahabatku

Semoga sehat selalu menyertaimu


Si Budi makan durian

Belinya di kota Pandaan

Selamat berangkat kerja teman

Utamakan kesehatan dan keselamatan


Makan kue di hari raya

Campur kue dengan mentega

Kepada Tuhan kupanjatkan do’a

Semoga pagimu penuh warna


Hari mendung sediakan payung

Agar tidak dibasahi hujan

Meski pagi ini cuaca mendung

Tetap semangat buatmu kawan


Pergi ke pondok para santri

Mereka ramah menyambut tamu

Untuk sahabat yang aku sayangi

Selamat pagi untukmu


Sungguh indah pesona Mekah

Senang hati berkunjung ke sana

Pagi hari ketiban berkah

Sujud pada-Nya panjatkan doa


Sungguh indah kota Cianjur

Dimana-mana terbentang sawah

Seharusnya kita bersyukur

Masih bertemu pagi yang cerah


Burung Pipit makan pepaya

Kancil nakal mencuri mentimun

Jangan malas-malas ya

Malu tuh, sama Matahari yang udah bangun


Ke Koto Tuo naik Bendi

Di Lembah Anai singgah dahulu

Semoga di pagi yang cerah ini

Rasamu semakin tumbuh untukku


Buah pisang warnanya kuning

Blueberry berwarna biru

Hai kamu, yang masih berbaring

Bangun dong, baca WhatsApp aku


Kalau tuan pergi mandi

Jangan lupa memetik keladi

Senin pagi datang kembali

Tak sabar ingin bertemu kamu lagi


Burung terbang kesana-kemari

Hinggap diam di pohon jati

Hai kamu, sang pemilik hati

Rinduku indah di pagi ini


Para pekerja membangun aspal

Istirahat sejenak di tengah hari

Untuk kamu yang spesial

Kukirimkan cerahnya mentari pagi


Ke tepi sungai mencari bambu

Gali tanah dengan pahat

Selamat pagi buat kamu

Semoga sehat dan selalu semangat


Museum tempatnya barang antik

Banyak orang pergi bertamu

Selamat pagi wanita cantik

Salam rindu buat kamu


Akhir Kata

Nah itulah kumpulan Pantun Selamat Pagi Buat Pacar, Kekasih, gebetan, Sahabat, teman Semangat Beraktivitas, Bekerja, Romantis, Lucu dan Bijak yang dapat saya sajikan. Semoga kumpulan pantun ini dapat bermanfaat dan bisa menjadi referensi bagi sobat semua. Cukup sekian yang dapat saya sajikan, sampai jumpa lagi di ulasan pantun yang lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close