300 Pantun Selamat Malam Minggu Paling Lucu dan Romantis Buat Para Jomblo dan Pasangan

Pantun Selamat Malam Minggu Paling Lucu dan Romantis Buat Para Jomblo dan Pasangan - Halo sobat Pantunsiana, bagaimana kabarnya hari ini, semoga kalian baik-baik saja, pada kesempatan ini saya akan kembali untuk berbagi sebuah pantun yang sangat lucu. Disini saya sudah menyiapkan beberapa bait pantun untuk edisi malam Mingguan.

Pantun Selamat Malam Minggu

Pantun Selamat Malam Minggu Paling Lucu dan Romantis

Biasanya kalau malam minggu tiba idenik dengan suasa keluarga atau bagi pra remaja adalah malam asmara bagi mereka. Biasanya para remaja atau kaum muda mudi menghabiskan malam minggunya nongkrong di Cafe bareng pacar atau jalan bersama komunitas. 

Bagi kaum muda mudi yang suka kemping bakalan pergi ke gunung buat nikmati liburan hari mingggu bareng komunitas atau bareng pacarnya dan yang suka dengan motor biasanya kopdar di malam minggunya bersama teman komunitasnya.

Nah, buat sobat semua yang hobi berpantun maka malam minggunya dapat membaca bait pantun ini. Kopdar via Zoom atau bisa Kopdar di Grup WhatsApp bareng komunitas pecinta Pantun. 

Baik, tanpa banyak basa-basi lagi, mari simak kumpulan pantun edisi malam minggu berikut ini!


Pantun Malam Minggu Lucu


Jalan-jalan ke Kota Medan

Untuk berkunjung ke rumah paman

Malam Minggu terasa bosan

Karena tidak punya teman


Malam Minggu dipenuhi bintang

Bintangnya berwarna abu-abu

Diriku merasa senang

Punya teman sebaik dirimu


Iwan Fals membuat lagu

Lagunya tentang rindu

Malam ini tidak ada kamu

Malamku jadi kelabu


Cinta itu penuh misteri

Setiap orang pasti memiliki cinta

Cinta tidak hanya sekedar materi

Indahnya melebihi batu permata


Warna putih itu bunga melati

Melati lambang berbelas kasih

Jauh di mata namun dekat di hati

Selamat malam minggu kekasih


Berwisata ke tangkuban perahu

Tidak lupa naik perahu

Walaupun malamku kelabu

Tapi aku tetap ceria selalu


Malam minggu mengerjakan tugas PPKN

Tugas diberi sama Pak Heri

Terima kasih aku ucapkan

Sudah menemaniku malam ini


Buah nanas rasanya asin

Belinya di pasar selasa

Malam Minggu yang membosankan

Tidak ada kegiatan dimana-mana


Bahagia artinya ceria

Habis dibelikan sepeda baru

Untuk dirimu yang aku rindu

Malam Minggu denganmu berdua


Bersama Ibu ke pasar minggu

Di pasar naik delman

Hari ini malam Minggu

Tapi bagiku ini malam Senin


Habis sekolah pulang ke rumah

Di rumah makan mangga

Enak sekali yang sudah menikah

Malam minggu bisa bermesra-mesraan


Naik pesawat ke Sulawesi

Tidak lupa membeli manggis

Jika malam Minggu hanya sendiri

Rasanya mau nangis


Malam ini sangatlah ceria

Melihat bulan terang benderang

Untuk dirimu yang aku rindu

Selamat malam minggu sayang


Sebelum tidur harus minum susu

Susunya manis ditambah dengan madu

Manis sekali senyumanmu

Lebih manis dari manisnya madu


Paling enak makan terang bulan

Terang bulan dibelikan mama

Selamat malam untukmu sayang

Aku menyapa dengan perasaan cinta


Jika luka pada dada

Hati-hati mencari obatnya

Saya sedang buka lowongan cinta

Yang mau silahkan daftar ya


Hujan turun di malam Minggu

Tidak lupa makan buah duku

Rindu ini sudah menggebu-gebu

Inginkan tuk dapat berjumpa denganmu


Raja Hutan suka makan mangga

Ratu Hutan suka makan semangka

Ini komitmen dari seorang pria

Tidak akan membuat hati seorang wanita terluka


Sore hari memegang sapu

Sapu untuk bersihkan rumah

Takdir cintaku adalah kamu

Yang selalu melekat di hatikuh


Satu setel baju sudah disetrika,

Jadi tampak rapi dan baru,

Kamu apel hatiku bahagia,

Malam minggu ini ga jadi kelabu


Duduk sendiri diatas batu,

Batu di dekat jembatan,

Untuk kamu yang kurindu,

Jangan lupa ntar malam mingguan


Rembulan tertawa ceria

Melihat kerlipan manja sang bintang

Berbalut rindu aku menyapa

Selamat malam minggu sayang


Burung bangao pulang ke sarang

Membawa makan untuk anaknya

Selamat malam minggu sayang

Aku menyapa dengan perasaan cinta


Biduan dendangkan lagu syahdu

Membuat hati mabok kepayang

Aku berikan senyum untukmu

Selamat malam minggu sayang


buah mangga buah jambu…

buah belimbing enak di rujak…

mo kemana ku malm minggu…

jadi binggung gak da yang ngajak…


pergi ke pasar minggu…

tiba di pasar beli tomat

lagi – lagi malam minggu…

namun bagiku ni malam jum’at…


jalan – jalan naik kecapi…

makan nasi pake gembolo …

mlm minggu slalu sendiri…

memang lah nasib si gadis jomblo…


sungguh enak makan bakso

lebih enak ayam penyet…

memanglah driku seorang jomblo

malam minggu slalu di warnet…


burung garuda burung walet…

berburu malam ,pake obor

gara – gara malm minggu di warnet

eh pulangnya uang saku ku tekor


beli baju beli lemari

bulan depan beli kopor

biarlah malm ni ku sendiri

moga minggu bsk dapat cowok motor…


Musisi mencipta lagu

Lagunya bernada sendu

Karna tak ada kamu

Malam mingguku jadi kelabu


Rasa madu memang manis

Yang pahit rasa jamu

Kutak akan menangis

Walau malam mingguku kelabu


Ada palu ada paku

Paku dipukul pakai palu

Memang malam mingguku kelabu

Tapi aku tetap ceria selalu


Begal merampok dipinggir hutan

Hutan pinus diujung desa

Malam minggu yang kurasakan

Terasa kelabu dan hampa


Ke warung beli sandal jepit

Sandal jepit warna biru

Memang hati terasa sakit

Kualami malam mingguku kelabu


Adik melemparkan sepatu

Kena gelas jadi pecah

Malam mingguku kelabu

Tidurpun jadi gelisah


Ada ayam makan bolu

Kue bolu dibuang Ibu

Betapa sedih hatiku

Malam minggu benar-benar kelabu


Langit cerah berwarna biru

Membuat bumi makin terang

Malam mingguku jadi kelabu

Karna yang kutunggu tak datang


Pak Ali membuat gitar

Dia membutuhkan kayu

Aku tetap tersenyum segar

Walau malam mingguku kelabu


Setelah mandi parfum disemprotkan

Solat magrib pun telah didirikan

Kopi dan kue telah disiapkan

Kembali ke laptop login facebookan


selamat malam teman semuanya

mari kesini kumpul bersama

menikmati malam minggu di beranda

saling menghibur sesama kita


manis rasanya si buah jambu

dijual orang di pasar minggu

duhai asiknya bermalam minggu

jalan berdua dengan kekasihku


naik delman ke tengah kota

delman berhenti di pasar minggu

siapa yang sedang putus cinta

carilah saja kekasih baru


Daun bawang bunga selasih

gulai baung campur kemiri

bagi yang tak punya kekasih

masih ada sahabat yang menemani


Musisi mencipta lagu

Lagunya bernada sendu

Karna tak ada kamu

Malam mingguku jadi kelabu


Rasa madu memang manis

Yang pahit rasa jamu

Kutak akan menangis

Walau malam mingguku kelabu


Ada palu ada paku

Paku dipukul pakai palu

Memang malam mingguku kelabu

Tapi aku tetap ceria selalu


Begal merampok dipinggir hutan

Hutan pinus diujung desa

Malam minggu yang kurasakan

Terasa kelabu dan hampa


Ke warung beli sandal jepit

Sandal jepit warna biru

Memang hati terasa sakit

Kualami malam mingguku kelabu


Adik melemparkan sepatu

Kena gelas jadi pecah

Malam mingguku kelabu

Tidurpun jadi gelisah


Ada ayam makan bolu

Kue bolu dibuang Ibu

Betapa sedih hatiku

Malam minggu benar-benar kelabu


Langit cerah berwarna biru

Membuat bumi makin terang

Malam mingguku jadi kelabu

Karna yang kutunggu tak datang


Pak Ali membuat gitar

Dia membutuhkan kayu

Aku tetap tersenyum segar

Walau malam mingguku kelabu


Rembulan bersinar terang

Tapi tak seterang mentari

Selamat malam minggu juga sayang

Aku menjawab dengan rindu dihati


Burung bangao pulang ke sarang

Membawa makan untuk anaknya

Selamat malam minggu sayang

Aku menyapa dengan perasaan cinta


Di arah barat mentari sembunyi

Menghindar dari kejaran rembulan

Selamat malam minggu juga kekasih hati

Cintamu memang kurindukan


Biduan dendangkan lagu syahdu

Membuat hati mabok kepayang

Aku berikan senyum untukmu

Selamat malam minggu sayang


Terdengar lagu merdu

Lagu kenangan masa lalu

Engkau tersenyum senanglah hati

Selamat malam minggu juga kekasihku


Pergi ke laut kita menyelam

Di dalam air melihat ikan

Lewat rembulan kutitip salam

Selamat malam minggu gadis impian


Berjemur dipantai makan es krim

Sambil mendengar lagu kenangan

Aku terima salam yang kau kirim

Selamat malam minggu juga pria idaman


Rembulan tertawa ceria

Melihat kerlipan manja sang bintang

Berbalut rindu aku menyapa

Selamat malam minggu sayang


Lihatlah bulan cuma satu,

Disampingnya banyak bintang,

Kuucapkan selamat malam minggu,

Buat engkau yang tersayang


Pohon asam pohon bambu,

Diatasnya tampak bulan dan bintang,

Kukirim salam mat malam minggu,

Sebagai ganti kutak bisa datang


Disamping rumpun bambu ada jati,

jati ditebang buat meja,

Semoga malam minggumu tak sepi,

Setelah kau terima salam cinta


Memang manis rasa gula,

Apalagi rasanya madu,

Buat engkau yang tercinta,

Selamat malam minggu


Kapuk kapas kapuk randu,

Dipintal jadi benang biru,

Untuk yang ikhlas kutunggu,

Selamat malam minggu


Ambil gunting potong kuku,

Yang dipotong kuku jari kiri,

Selamat malam minggu,

Untuk engkau yang dihati


Buah duku buah alpokat,

Dibeli dari pasar baru,

Buat engkau duhai sahabat,

Kuucapkan Selamat Malam Minggu


Kupu-kupu terbang mencari madu,

Madu didapat dari bunga matahari,

Kukirim salam buat yang aku rindu,

Sayang,,,selamat hari minggu


Ada bunga sepatu,

Dihinggapi lebah dan kupu-kupu,

Dengan cinta aku menyapamu,

Sayang,,,selamat hari minggu


Ada pasir ada batu,

Menumpuk disamping timbunan kayu,

Buat yang aku taksir selalu,

Kuucapkan selamat hari minggu


Memang manis rasa tebu,

Apalagi yang telah jadi gula,

Kuucapkan selamat hari minggu,

Untuk engkau yang kucinta


Daun melati dimakan ulat,

Ulatnya ulat berbulu,

Kuucapkan buat sahabat,

Selamat hari minggu



Duduk santai di safa,

Sebari dengarkan lagu,

Untuk yang aku tunggu setia,

Kuucap sapa selamat hari minggu


Jalan-jalan naik kecapi..

Makan nasi pake gembolo..

Malam minggu selalu sendiri..

Memanglah nasib jadi anak jomblo..


Kota medan kota kediri..

Tiba di jakarta membeli manggis..

Bila malam kusendiri..

Rasa-rasanya aku mau menangis..


Gak perlu duduk di bawah tugu..

Soalnya bakal turun hujan deras..

Gak perlu galau di malam minggu..

Terlebih di rumah masih ada beras..


Kalau hidup itu perlu becanda..

Bukan gak perlu hal serius..

Gak perlu pakai mengada-ada

Gak malam mingguan gak bakal jadi kurus..


Pergi ke pasar minggu..

Tiba di pasar membeli tomat..

Lagi-lagi malam minggu tiba..

Namun bagiku ini malam jum'at..


Katanya yang gak enak itu "menunggu"..

Soalnya lebih sering "membosankan"..

Kalau merasa galau di malam Minggu..

Jangan sampai iman digadaikan..


Buah mangga buah jambu..

Buah belimbing enaknya di rujak..

Mau kemana kumalam minggu ini..

Jadi binggung gak ada yang ngajak jalan..


*Pantun Malam Minggu Kelabu*


Ada palu ada paku..

Paku dipukul pakai palu..

Memang malam mingguku kelabu..

Tapi aku tetap ceria selalu..


Begal merampok dipinggir hutan..

Hutan pinus diujung desa..

Malam minggu yang kurasakan..

Terasa kelabu dan hampa..


Ke warung beli sandal jepit..

Sandal jepit berwarna biru..

Memang hati ini terasa sakit..

Kualami malam mingguku yang begitu kelabu..


Adik melemparkan sepatu..

Kena gelas menjadi pecah..

Malam mingguku jadi kelabu..

Tidurpun menjadi gelisah..


Ada ayam makan kue bolu..

Kue bolu dibuang Ibu..

Betapa sedih hatiku..

Malam minggu benar-benar kelabu..


Langit cerah berwarna biru..

Membuat bumi makin terang..

Malam mingguku jadi kelabu..

Karena yang kutunggu tak juga datang..


Pak Ali membuat gitar..

Dia membutuhkan kayu..

Aku tetap tersenyum segar..

Walau malam mingguku saat ini kelabu..


Rasa madu memanglah manis..

Yang pahit itu rasa jamu..

Aku takkan menangis..

Walau malam mingguku begitu kelabu..


Terbang rendah di belalang,

Hinggap di daun pohon rindang,

Kalau malam Minggu datang,

Hati gundah tidak kepalang.


Simpan jarum di dalam peti,

Agar tidak terinjak kaki,

Ketika malam minggu tiba lagi,

Ada rasa yang berontak di hati.


Anak gembala bermain layang,

Layang terbangkan di tanah lapang,

Kalau malam minggu datang,

Jomblo galau tidak kepalang.


Di belakang rumah banyak nyamuk,

Sebelum senja tutuplah jendela,

Ada rasa yang berkecamuk,

Di hati jomblo kala malming tiba.


Si adik hidungnya pesek,

Sering ngompol kalo tidur di kasur,

Malam Minggu menjadi pendek,

Karena habis Isya langsung tidur.


Pagi hari berangkat sekolah,

Ke sekolah memakai sepeda,

Makan hati kalo keluar rumah,

Malming cukup di kamar saja.


Sebelum kerja jangan lupa sarapan,

Buah sawit masak silakan di egrek,

Melihat teman bermesraan,

Malming panjang menjadi pendek.


Hari libur pergi ke ladang,

Pulangnya sambil panen sayuran,

Malam minggu malam yang panjang,

Ajak pacar pergi jalan-jalan.


Sore hari mandi di kali,

Sembari dengan mencuci baju,

Malam Minggu tiba lagi,

Tak sabar ingin jumpa denganmu.


Kalau tuan ke Kota Jakarta,

Bertamasyalah ke Kota Tua,

Semoga cinta abadi selamanya,

Bukan hanya di malam Minggu saja.


Di sarang lebah banyak madu,

Madu dipanen oleh pak Wisnu,

Rindu di hati sudah menggebu,

Tak sabar berjumpa di malam minggu.


Kalau berkendara di jalan raya,

Ingin memotong bunyikan klakson,

Meski jarak memisahkan kita,

Malming tersambung lewat telepon.


Sungguh mahal kayu Gaharu,

Dijadikan lemari dan juga meja,

Kuucapkan selamat malam minggu,

Untuk kamu yang jauh di sana.


Langit cerah berwarna biru,

Jika mendung menjadi kelabu,

Malam minggu ditunggu-tunggu,

Dengan si dia hendak bertemu.


Banyak ikan di dalam kolam,

Di tambak banyak gaharu,

Senja berganti menjadi malam,

Malam minggu datang ke rumahmu.


Lelah rasanya selesai membabat,

Mata jadi terkantuk-kantuk,

Nasib jomblo begini amat,

Tiap malming berteman nyamuk.


Ke kebun binatang bertemu rusa,

Rusa jinak jangan dihalau,

Semua malam sama saja,

Sama-sama kesepian dan galau.


Anak kecil mengembala sapi,

Istirahat sejenak di bawah kayu,

Sudah lama menyendiri,

Dinding bosan mendengar curhatku.


Pantun Malam Minggu Buat Para Jomblo


Buat para Komblo Lovers nikmati malam mingumu dengan kegiatan yang positif, seperti pergi ke tempat pengajian, atau bisa juga kumpul komunitas. Dengan berkegiatan yang positif maka hari-harimu akan lebih menyenangkan dan rasa bosan dari ke jombloanmu akan sirna. Nah, bagi kalian para Jomblo mari dibaca bait pantun yang bijak dibawah ini!


Pergi ke ladang pagi hari,

Pulangnya bawa seikat sayuran,

Malam Minggu datang lagi,

Saatnya bercengkrama dengan kejombloan.


Pagi hari menyiram tanaman,

Setelah itu menjemur baju,

Tuan dan nyonya yang budiman,

Apakah ini malam Minggu?


Di atas meja banyak lalat,

Ada makanan beraneka rupa,

Malam Minggu seperti malam Jumat,

Seperti ada seram-seramnya.


Mahal harganya si pohon gaharu,

Apalagi jika dijadikan papan,

Hujan lebat di malam Minggu,

Doaku yang teraniaya dikabulkan.


Mahal harganya si pohon gaharu,

Apalagi jika dijadikan papan,

Hujan lebat di malam Minggu,

Doaku yang teraniaya dikabulkan.


Mahal harganya si pohon gaharu,

Apalagi jika dijadikan papan,

Hujan lebat di malam Minggu,

Doaku yang teraniaya dikabulkan.


Mahal harganya si pohon gaharu,

Apalagi jika dijadikan papan,

Hujan lebat di malam Minggu,

Doaku yang teraniaya dikabulkan.


Mahal harganya si pohon gaharu,

Apalagi jika dijadikan papan,

Hujan lebat di malam Minggu,

Doaku yang teraniaya dikabulkan.


Mahal harganya si pohon gaharu,

Apalagi jika dijadikan papan,

Hujan lebat di malam Minggu,

Doaku yang teraniaya dikabulkan.


Kayuh sepeda dengan kaki,

Sampai di rumah bocor ban,

Malam Minggu tiba kembali,

Mari semangat wahai kaum rebahan.


Ibu memasak asapnya ngepul,

Bakar kayu di dalam tungku,

Semua teman udah ngumpul,

Saatnya kita nikmati malam minggu.


Pergi ke pulau naik perahu,

Sampai disana makan pisang goreng,

Daripada bengong di malam minggu,

Ayo sini kita ngumpul bareng.


Kalo sholat jangan berisik,

Nanti yang lain bisa terganggu,

Berbagi cerita paling asyik,

Adalah ketika malam minggu.


Ikan di laut banyak bersisik,

Giginya juga bergerigi,

Banyak teman makin asyik,

Habiskan malming sampe pagi.


Lewati sungai dengan jembatan,

Lantai jembatan dari papan,

Selamat malam minggu aku ucapkan,

Untuk semua teman-teman.


Beli kari lama menunggu,

kari lezat enak rasanya.

Duduk sendiri di malam minggu,

teman facebook entah ke mana.


Langit membentang warna biru,

surya siang sudah berlalu.

Ingin punya kekasih baru,

ingin langsung ke penghulu.


Ikan pari tak punya tulang,

masak dengan bumbu bawang.

Kerja sehari banting tulang,

malam minggu habislah uang.


Ada enaknya batu berbongkah,

bisa untuk duduk sementara.

Ada enaknya yang sudah menikah,

malam minggu bermesra-mesra.


Ada indahnya langit biru,

tempat bermain burung beribu.

Ada enaknya pengantin baru,

asyik-asyikan bercumbu-cumbu.


Terbang tinggi burung camar,

elang menukik hendak mencakar.

Malam minggu rapilah kamar,

malam ini ada rencana besar.


Kalau pulang ke kota Solo,

maka sate kecap bango.

Yang kasian pastilah jomblo,

lihat orang mukanya melongo.


Bagaimana air mendidih,

atas kompor di tepi hampir.

Bagaimana hati tidak sedih,

malam minggu rumahku banjir.


Daripada makran gelugu,

makan ubi dari Cilembu.

Daripada malam minggu kelabu,

lebih baik masuk kelambu.


Seram wajah Calon Arang,

lebih seram wajah Ken Arok.

Daripada mikirin anak orang,

mending tidur sampai ngorok.


Jika luka pada mata,

hati-hati cari obatnya.

Saya buka lowongan cinta,

yang mau silakan inbox ya.


Acar tak punya kari tak punya,

hanya ada nasinya saja.

Pacar tak punya istri tak punya,

begini nasib duda merana.


Jalan-jalan ke kota Solo,

lihat petani menenteng cangkul.

Begini nasib seorang jomblo,

hanya bisa memeluk dengkul.


Bunga melati bunga melur,

tak punya duri yang tajam.

Hendak hati ingin tidur,

tapi mata tak bisa terpejam.


Pohon pinang berjajar lima,

pohon jati hanya tiga.

Terkenang kekasih lama,

sayang sudah berkeluarga.


Jalan-jalan lihat goa,

goa lama tempatnya raja.

Cari pemuda pujaan jiwa,

sayang banyak gombalnya saja.


Rakit datang dari hulu,

datang dengan membawa bolu.

Betapa nasib amat pilu,

gadis pujaan sudah ke penghulu.


Rakit sudah kembali ke hulu,

dibuat semenjak dahulu.

Mantan sudah ke penghulu,

rasa bagai terhiris sembilu.


Leher panjang si jerapah,

Dari padang turun ke lembah.

Liat teman baru nikah,

Si jomblo makin gundah.


Sumpah bukan sembarang sumpah,

Sumpah terucap di hari Jum’at.

Gundah bukan sembarang gundah,

Gundah tak ada yang berminat.


Pak ustadz temannya Jalal,

Kalau ngobrol ampe berisik.

Paling enak pacaran halal,

Walau di rumah tetap asyik.


Berenang-renang ke tepian,

Dari hilir menuju hulu.

Kasian jomblo kesepian,

Di balik pintu menangis pilu.


Walau jomblo dari dulu,

Biar jomblo banyak yang mau.


Koto Solo kota Jogja,

Hati-hati jangan celaka.

Hidup jomblo makin merana,

Hidupnya pedih, hatinya luka.


Hari lebaran hari raya,

Motor diparkir slalu digembok.

Malam minggu jomblo bahagia,

Duduk ngobrol sama tembok.


Sungguh indah panorama,

Tempat santai para raja.

Asyik rasanya bercengkrama,

Dengan tugas di tempat kerja.


Mas paijo pakai batik,

Ikan pari tidak bersisik.

Hujan turun rintik-rintik,

Kalau hujan tambah asyik.


Untuk apa anak menjangan,

Kalau hanya untuk dipajang.

Untuk apa malam mingguan,

Masuk angin saat pulang.


Kamar tidur pakai kelambu,

Hendak tidur datang tamu.

Malam minggu ditunggu-tunggu,

Dengan si dia hendak bertemu.


Renyah renyah keripik kentang,

Cicip sedikit rasa bawang.

Kalau malam minggu datang,

Jomblo galau tidak kepalang.


Akhir Kata

Nah, itulah kumpulan Pantun edisi malam minggu yang dapat saya sajikan, semoga bait-bait pantun tersebut dapat bermanfaat dan menghibur sobat semua. Terimakasih saya ucapkan kepada sobat semua yang sudah membaca artikel ini, semoga kalian berbahagia dalam akhir pekan ini, samp[ai jumpa lagi pada koleksi pantun yang lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close