200 Pantun Singkat Romantis untuk Pacar, Gebetan Bikin Baper

Pantun Singkat Romantis untuk Pacar, Gebetan Bikin Baper - Halo sobat pantunsiana, selamat sore, bagaiamana kabar kalian? semoga kita semua dalam keadaan sehat wal afiat. Untuk menghibur kalian semua di sore hari ini, saya akan menyajikan sebuah pantun singkat yaitu 2 bait dengan tema romantis dan lucu.

Pantun Singkat Romantis

Pantun Singkat Romantis untuk Pacar, Gebetan Bikin Baper

Senagaja saya siapkan pantun ini, agar nantinya sobat semua merasa terhibur. Pantun 2 bait ini bisa juga kalian jadikan referensi dan di kutip untuk dijadikan sebuah poster pantun online. Nah, bagi sobat semua yang sudah tidak sabar lagi untuk membaca pantun 2 bait yang super lucu ini, langsung saja simak pada pembahasan berikut ini!


Pantun Singkat untuk Gebetan


Dalam nampan ada kedondong

Hei tampan godain kita dong!


Buah duren buah kendondong

Abang keren, gendong aku dong!


Bikin atap dari lontar

Kamu menatap, hatiku bergetar


Bukan koran, tapi tumbuhan

Ngga usah pacaran, mending nikahan


Minum jamu makan nangka

Lihat kamu langsung suka


Burung gelatik bagus ekornya

Kamu cantik sejagat raya


Tebang kayu, ambil bantal

Bukan merayu, bukan gombal


Jual kedondong di pengkolan

Boleh dong kita kenalan


Ikan tongkol dari juragan

Kamu misscall, aku deg-degan


Batu bata ditutup kain.

Kalau cinta, buruan nikahin


Mandi sauna dekat alun-alun

Namaku Gina, dipanggilnya culun


Sarapan roti, roti buaya

Yang ada di hati, hibur aku ya!


Nemu blacu nemu sabit

Pipinya lucu, pengen nyubit


Bunga merekah di tengah kota

Bolehkah aku jatuh cinta


Hewan marmut putih warnanya

Si imut siapa yang punya?


Wayan golek makan tahu

Biar aku jelek banyak yang mau


Beli nampan beli rantang

Kamu tampan sekebun binatang


Masuk kelambu hatinya sendu

Denger suaramu makin rindu


Pohon perdu dekat kina

Aku rindu dengan yang di sana


Ratu diva lagi disuntik

Namaku Deva, dipanggilanya cantik


Panjang pita, seribu lima

Jangankan cinta, mobilmu saja aku terima


Beli pita di pantai kuta

Aku jatuh cinta, padamu cantik jelita


Si berintik bagus warnanya

Kamu cantik siapa yang punya?


Satu titik di kertas koran

Neng cantik yuk ke pelaminan


Kancil makan di perigi

Cintaku takan berbelah bagi


Naik rakit, datang tamu

Lagi sakit… Obatnya cuman kamu


Roti busuk dalam penjara

Aw, hatiku tertusuk panah asmara


Pohon randu di bawah randu

Aku rindu terlalu rindu


Duduk anteng makan srikaya

Abang ganteng, lamar aku ya


Buah kemumu dimakan ikan

Senyumanmu tak bisa kulupakan


Buah manggis air mendidih

Kamu nangis akupun sedih


Beli cuka beli permata

Kamu suka, akupun cinta


Baju batik jamu bidara.

Aku cantik, kamu yang punya.


Satu titik dua koma

Kamu cantik siapa yang punya?


Burung gelatik indah warnanya.

Aku cantik Ibu yang punya.


Satu titik dua koma,

Hai cantik apa kabarnya.


Satu titik tiada koma.

Wajah cantik akhlak mulia.


Dulu gelatik sekarang cendrawasih,

Dulu cantik sekarang masih.


Satu titik dua koma.

Hai cantik mana senyumnya?


Hujan rintik jatuh ke tanah.

Wajah cantik orangnya ramah.


Satu titik putar semula,

Sudah cantik pintar pula.


Rintik-rintik turun hujannya.

Cantik-cantik, siapa yang punya?


Dulu batik sekarang dasi.

Dulu cantik sekarang masih.


Satu titik dua koma.

Si cantik ada yang punya.


Burung gelatik terbang ke sarang.

Eh, dia si cantik diambil orang.


Pantun 2 Baris Buat Cowok


Kenapa nampan ada di kolong,

Wajah tampan suka menolong.


Kue ketan campur kelapa.

Dia tampan aku yang cinta.


Minum sekoteng di waktu senja.

Orang ganteng siapa yang suka?


Minum sekoteng di batu karang.

Sudah ganteng, rajin sembahyang.


Minum sekoteng sama si raja.

Anaknya ganteng rajin bekerja.


Burung camar di atas genteng,

Pingin dilamar sama si ganteng.


Cari umpan ikan lima,

Sudah tampan paham agama.


Banyak hama di balik bukit,

Paham agama, orangnya baik.


Uang disimpan jangan heran,

Cowok tampan ga mau pacaran.


Baju batik di jogokariyan.

Cowok baik gak pacaran.


 Pantun Cinta Galau


Cari getah dimana pohonnya,

Ingin menikah gak ada calonnya.


Besi baja memotong bulu,

Sibuk kerja bukan merayu.


Tuan Raja masuk ke kamar,

Sibuk kerja untuk melamar.


Lari mengejar tersandung papan.

Sibuk belajar untuk masa depan.


Baca koran menonton sulap,

Mau pacaran belum siap.


Baca korannya di lembah,

Pacarannya sesudah nikah.


Arang patah hitam warnanya,

Orang menikah banyak pahala.


Naik onta melihat rusa.

Jatuh cinta berjuta rasa.


Beli panci ada retaknya.

Cinta dan benci harus karena-Nya.


Pohon benalu di pohon randu.

Pulang malu, tak pulang rindu.


Pohon randu tempat benalu.

Jauh rindu, dekat malu.


Masuk kelambu ada semut.

Yang dirindu ada di laut.


Bunga melati di pulau Jawa.

Kangen di hati, rindu di jiwa.


Orang barat menuju hulu.

Sungguh berat menahan rindu.


Daun randu amat lebatnya.

Kalau rindu apa obatnya.


Minum jamu di atas tandu.

Jarang ketemu, bikin rindu.


Makan mentimun dekat batu.

Duduk melamun karena rindu.


Ada onta di gurun sahara,

Rasa cinta makin membara.


Anak kera main di rimba.

Tak terkira rindu di dada


Makan petis di telaga remis.

Kalau gerimis, kita romantis.


Ke dalam hutan terasa sepi.

Kalau hujan, mari ngopi.


Satu titik dalam kelambu.

Hujan di udik, di sini rindu.


Dari selatan menuju hulu.

Turun hujan, hatiku rindu.


Jajan-jajan minum jamu.

Hujan-hujan, kangen kamu.


Burung gelatik putih sayapnya.

Adik cantik siapa yang punya?


Minum jamu minum susu.

Siapa kamu datang merayu?


Bukan hiu cuman bantal.

Bukan merayu, cuman menggombal.


Buah berduri hujan rintik,

Salah sendiri wajahnya cantik.


Kain batik warnanya merah,

Wajah cantik memang anugerah.


Hujan rintik tandanya apa.

Wajah cantik untuk siapa?


Pergi ke butik musim bersemi,

Wajah cantik untuk suami.


Beli paku beli jamu,

Izinkan diriku jadi suamimu.


Kota Padang orang Minang,

Cepatlah datang untuk meminang.


Kue kentang dibelah parang.

Esok datang, hendak meminang.


Kena tinta terbayang-bayang.

Kalau cinta banyak-banyak sayang.


Ikan pari panjang ekornya.

Cinta sehari sayang selamanya.


Terbang melayang turun ke belukar.

Hati penyayang akhlaknya sabar.


Selasih jarang habis daunnya.

Kekasih sayang pasti bahagia.


Kamu karang aku permata.

Kamu sayang aku cinta.


Kaki luka ikat dengan perban.

Tanda cinta banyak berkorban.


Burung elang ke tepian.

Tanda sayang selalu pengertian.


Air cuka warnanya merah.

Jangan suka marah-marah.


Putih uban rambut si kembar.

Banyak berkorban, cintanya mekar.


Putih awan di pagi hari.

Tanpa pengorbanan, cinta mati.


Bikin atap dari lontar.

Mata menatap hati bergetar.


Burung gelatik indah warnanya.

Kamu cantik siapa yang punya?


Baju batik di pohon kedondong.

Hai cantik godain aku dong!


Burung gelatik terlihat anteng.

Kamu cantik aku ganteng.


Makan piscok bikn ketagihan.

Kita cocok, cocok di pelaminan.


Odong odong bertalu talu.

Kapang dong kita ke penghulu?


Air cuka air mata.

Aku suka kamu cinta.


Naik kereta, kereta rusa.

Jatuh cinta berjuta rasa.


Haus minum, badan segar.

Kamu tersenyum hatiku bergetar.


Minum jamu di pinggir kali.

Deket kamu nyaman sekali.


Makan kemumu di pohon randu.

Senyumanmu bikin rindu.


Satu titik di bunga selasih.

Wajahnya cantik hatinya bersih.


Batik batik dari Solo.

Cantik cantik masih jomblo.


Kepiting yuyu makan selada.

Bukan merayu bukan menggoda.


Satu titik dua kedondong.

Hai cantik temenin aku dong.


Minum jamu dari singkong.

Liat kamu langsung cintrong.


Jalannya rata kakinya tertatih.

Matanya jelita pipinya putih.


Badan gerah kurang segar.

Bibir merah bagaikan mawar.


Pohon mangga daunnya rimbun.

Bening mata sebening embun.


Pergi ke Barat mencari kerang.

Cintaku ibarat batu karang.


Angin melayah ke Trengganu.

Tak kan goyah cintaku padamu.


Panas api membakar kedai.

Berani kuhadapi gelombang badai.


Bambu belah jangan dipaku.

Cinta ialah kamu dan aku.


Tiada permata kalau tiada batu.

Tidak ada cinta, kalau tidak ada kamu.


Burung bertemu di atas awan.

Kepadamu aku tertawan.


Anak itik makan petis.

Sudah cantik kamu romantis.


Emas permata si tuan raja.

Kalau cinta bilang saja.


Baca gurindam, Raja Selatan.

Cinta dipendam, sakit di badan.


Rakit hulu dari kelapa.

Sakit rindu obatnya apa?


Rakit hulu menjemput tamu.

Sakit rindu obatnya bertemu.


Tahu gimbal tahu Melayu.

Bukan menggombal bukan merayu.


Asam kandis dari Bugis.

Kamu gadis paling manis.


Buah kelapa dalam kereta.

Pertama jumpa langsung jatuh cinta.


Tajam paku untuk mengukir.

Cinta pertamaku cinta terakhir.


Pergi ke kota pakai pedati.

Jauh di mata dekat di hati.


Dalam lesung ada kelapa.

Hidung mancung punya siapa?


Kain batik di kota Mekah.

Neng cantik ayo nikah.


Di atas tiang ada layang-layang.

Kamu sayang hatiku melayang.


Timang-timang daun lebat.

Kamu memang paling hebat.


Beli batik beli tape.

Neng cantik, minta dong nomor hape.


Beli tape beli pepaya.

Nomor hape buat apa?


Buah kedondong sudah dimakan.

Boleh dong kita kenalan.


Bunga selasih bunga kamboja.

Kenalan sih boleh aja.


Gunung Lawu amat tingginya.

Boleh tau di mana rumahnya?


Ada pepaya di pohon kina.

Rumah saya ada di sana.


Hari dingin badan lemah.

Saya ingin main ke rumah.


Tumbuh kembang di tanah Minang.

Apa abang ingin meminang?


Buah duren buah kedondong.

Abang keren, gendong aku dong.


Minum sekoteng di batu karang.

Sudah ganteng, rajin sembahyang.


Kotak amal digoyang-goyang.

Aku diramal jodohnya sama abang


Hewan marmut putih warnanya.

Si imut siapa yang punya?


Air cuka air mata.

Aku suka kamu cinta.


Buah manggis air mendidih.

Kamu nangis aku pun sedih.


Tuan Raja masuk ke kamar.

Sibuk kerja untuk melamar.


Minum jamu makan nangka.

Lihat kamu langsung ku suka.


Bikin atap dari lontar.

Mata menatap hati bergetar.


Baju batik di atas pohon.

Hai, kamu yang cantik godain aku, dong.


Bikin atap dari lontar.

Kamu menatap, hatiku bergetar.


Dulu gelatik sekarang cendrawasih.

Dulu cantik sekarang masih.


Ikan hiu makan badak.

I love you mendadak.


Buah kemumu dimakan ikan.

Senyumanmu tak bisa kulupakan.


Burung gelatik terlihat anteng.

Kamu cantik aku ganteng.


Ikan hiu makan dinamit.

Yuk, kita merit


Bunga merekah di tengah kota.

Bolehkah aku jatuh cinta.


Kenapa nampan ada di kolong?

Wajah tampan suka menolong.


Roti busuk dalam penjara.

Hatiku tertusuk panah asmara.


Pohon benalu di pohon randu.

Pulang malu, tak pulang rindu.


Baju merah punya mang oding.

Jangan marah, hanya just kidding.


Haus minum, badan segar.

Kamu tersenyum hatiku bergetar.


Masuk kelambu hatinya sendu.

Denger suaramu makin rindu.


Masuk kelambu ada semut.

Yang dirindu ada di laut.


Mata belo, ala komedian.

Gue sama elo maunya jadian.


Baju batik di pohon kedondong.

Hai cantik godain aku dong!


Dulu delman, sekarang gokar.

Dulu teman, sekarang pacar.


Satu titik di kertas koran.

Neng cantik yuk ke pelaminan.


Satu titik tiada koma.

Wajah cantik akhlak mulia.


Ikan tongkol dari juragan.

Kamu miss call, aku deg-degan.


Cari umpan ikan lima.

Sudah tampan paham agama.


Kancil makan di perigi.

Cintaku tak akan berbelah bagi.


Baju batik jamu bidara.

Aku cantik, kamu yang punya.


Rumah perdu berjendela kaca.

Salam rindu buat yang baca.


Burung gelatik bagus ekornya.

Kamu cantik sejagat raya.


Satu titik putar semula.

Sudah cantik pintar pula.


Satu tambah satu sama dengan dua.

Aku sama kamu cinta sampai tua.


Ada unta di gurun sahara.

Rasa cinta makin membara.


Akhir Kata

Nah, itulah kumpulan pantun singkat 2 bait yang romantis serta lucu bikin ketawa yang dapat saya sajikan. Semoga hari-harimu menyenangkan dan kalian terhibur dengan adanya kumpulan pantun 2 bait ini. Terimakasih saya ucapkan kepada sobat semua yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca koleksi pantun ini. Janganlupa baca juga kumpulan bait pantun yang lainnya tentu tidak kalah seru dan romantisnya dari pantun 2 bait ini. Sampai jumpa pada pembahasan pantun yang lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel